<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kawanuaku</title>
	<atom:link href="http://kawanuaku.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kawanuaku.com</link>
	<description>Info tentang Kawanua Manado</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Feb 2012 00:23:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Pergerakan Mengusir Penjajahan lawan Spanyol</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/pergerakan-mengusir-penjajahan-lawan-spanyol</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/pergerakan-mengusir-penjajahan-lawan-spanyol#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 06:09:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Minahasa juga pernah berperang dengan Spanyol yang dimulai tahun 1617 dan berakhir tahun 1645. Perang ini dipicu oleh ketidakadilan Spanyol terhadap orang-orang Minahasa, terutama dalam hal perdagangan beras, sebagai komoditi utama waktu itu. Perang terbuka terjadi nanti pada tahun 1644-1646. Akhir dari perang itu adalah kekalahan total Spanyol, sehingga berhasil diusir oleh para waranei (ksatria-ksatria [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minahasa juga pernah berperang dengan Spanyol yang dimulai tahun 1617 dan berakhir tahun 1645. Perang ini dipicu oleh ketidakadilan Spanyol terhadap orang-orang Minahasa, terutama dalam hal perdagangan beras, sebagai komoditi utama waktu itu. Perang terbuka terjadi nanti pada tahun 1644-1646. Akhir dari perang itu adalah kekalahan total Spanyol, sehingga berhasil diusir oleh para waranei (ksatria-ksatria Minahasa).</p>
<h3>[<a title="Sunting bagian: Pergerakan Mengusir Penjajahan lawan Kompeni Belanda dengan VOC" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Minahasa&amp;action=edit&amp;section=9">sunting</a>] Pergerakan Mengusir Penjajahan lawan Kompeni Belanda dengan VOC</h3>
<p>Di rentang tahun 1679 sampai 1809, adalah masa Kompeni Belanda dengan VOCnya. Di masa ini terjadinya ketegangan yang cukup panas antara hukum adat orang Minahasa dengan hukum Belanda. Perjumpaan antara orang-orang Belanda dengan Minahasa memang tidak terjadi secara baik, karena motivasi orang-orang Belanda sudah tentu ada menjajah. Sementara orang Minahasa tidak suka dijajah. Sejumlah perjanjianpun dibuat untuk berusaha menaklukan orang Minahasa. Tapi, perlawanan pun harus terjadi, puncaknya adalah Perang Tondano yang terjadi tahun 1808 sampai 1809.</p>
<p>Perang Tondano, yang berlangsung selama 11 bulan dan 4 hari itu, terjadi secara herois. Demi mempertahankan kedaulatan Tanah Minahasa, para waranei Minahasa rela mati. Pada tanggal l4 malam jelang tanggal 5 Agustus 1809, perang berkecemuk dengan sengitnya, dan berakhir dengan kakalahan orang Minahasa. Fakta sejarah ini, sekaligus membuktikan bahwa orang Minahasa adalah orang-orang yang rela mempertaruhkan nyawanya demi kemerdekaan tanahnya, baca buku &#8220;Para Pahlawan Perang Minahasa Lawan Belanda&#8221; oleh David DS Lumoindong. Sekaligus juga mengkoreksi stigma banyak orang kepada orang-orang Minahasa, bahwa &#8220;orang-orang Minahasa penjilat Belanda&#8221;. Stigma itu sudah tentu tidak benar, karena Perang Tondano, adalah Perang Minahasa melawan Belanda.</p>
<h3>[<a title="Sunting bagian: Pergerakan Mengusir Penjajahan lawan Jepang" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Minahasa&amp;action=edit&amp;section=10">sunting</a>] Pergerakan Mengusir Penjajahan lawan Jepang</h3>
<p>Perjuangan Minahasa untuk merdeka sejak tahun 1808 terus berkobar dan mulai mengobarkan perang gerilya ke seluruh Indonesia. Para pejuang Minahasa masuk ke pasukan Belanda untuk mempelajari segala hal demi menyusun kekuatan besar yang akhirnya dapat memenangkan perang. Di era menjelang Kemerdekaan Indonesia, gerakan perjuangan orang Minahasa telah bergerak secara nasional dengan memanfaatkan segala fasilitas Belanda dan Jepang. Orang minahasa membangun Pasukan Kristen, Perkumpulan para cendekiawan, perkumpulan budaya. Minahasa berhasil mendapatkan kepercayaan Belanda, bahlan pemimpin-pemimpin pasukan belanda dipercayakan pada orang minahasa, seperti Pasukan KNIL. Jabatan yang dipegang orang Minahasa merupakan kekuatan besar yang bersatu dengan para pejuang dari daerah lainnya sehingga Indonesia merdeka. Tokoh-tokoh besar yang sangat berjasa melahirkan bangsa Indonesian diantaranya Dr.G.S.J.Sam Ratulangi, A.Maramis, Kawilarang, Ventje Sumual,</p>
<p>Ada sebagian kecil orang Minahasa yang memakai <a title="Marga Jepang (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Marga_Jepang&amp;action=edit&amp;redlink=1">marga Jepang</a> karena beberapa orang Minahasa yang menikah dengan orang <a title="Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang">Jepang</a>. Tanah Minahasa pada zaman purba disebut sebagai [Tanah Malesung] karena bentuknya seperti lesung atau tanah yang berlembah dan bergelombang. Slogan Minahasa: &#8220;Si Tou Tumou Tou&#8221; yang artinya manusia hidup untuk memanusiakan manusia yang lain, dengan slogan perjuangan &#8220;I Yayat U Santi&#8221; yang artinya maju untuk membangun negeri.</p>
<h3>[<a title="Sunting bagian: Pergerakan Mengusir Penjajahan Era Kemerdekaan" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Minahasa&amp;action=edit&amp;section=11">sunting</a>] Pergerakan Mengusir Penjajahan Era Kemerdekaan</h3>
<p>Perjuangan Minahasa untuk merdeka terus berkobar saat mempertahankan kemerdekaan. Perang 14 februari 1946.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/pergerakan-mengusir-penjajahan-lawan-spanyol/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Family Minahasa</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/family-minahasa</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/family-minahasa#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 06:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Famili Minahasa merujuk kepada nama keluarga atau marga yang dipakai di belakang nama depan masyarakat Minahasa/Manado. Di Indonesia Timur nama marga biasa juga disebut fam, yang menunjukkan pengaruh dari bahasa Belanda, familienaam yang berarti &#8220;nama keluarga&#8221;. Marga Minahasa diambil dari nama keluarga yang digunakan oleh kepala rumah tangga (orang tua lelaki), dengan demikian umumnya nama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Famili Minahasa</strong> merujuk kepada nama keluarga atau marga yang dipakai di belakang nama depan masyarakat <a title="Suku Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Minahasa">Minahasa</a>/<a title="Kota Manado" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Manado">Manado</a>. Di Indonesia Timur nama marga biasa juga disebut <strong>fam</strong>, yang menunjukkan pengaruh dari <a title="Bahasa Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Belanda">bahasa Belanda</a>, <em>familienaam</em> yang berarti &#8220;nama keluarga&#8221;.</p>
<p>Marga Minahasa diambil dari nama keluarga yang digunakan oleh kepala rumah tangga (orang tua lelaki), dengan demikian umumnya nama anak dari sebuah keluarga akan ditambahkan nama keluarga sang ayah di belakangnya. Bila seorang perempuan menikah, nama keluarga sang suaminya disisipkan di antara nama depan dan nama keluarga asli perempuan tersebut. Praktik ini menunjukkan pengaruh <a title="Budaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya">budaya</a> <a title="Spanyol" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Spanyol">Spanyol</a> dan <a title="Portugis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Portugis">Portugis</a> yang masih tersisa di Minahasa. Keluarga itu akan menggunakan kedua marga tersebut sebagai nama resminya. Jadi, misalnya seorang laki-laki yang bermarga &#8220;Assa&#8221; menikah dengan seorang perempuan yang bermarga &#8220;Damongilala&#8221;, maka keluarga itu disebut &#8220;Keluarga Assa-Damongilala&#8221;, meskipun anak-anak mereka kelak hanya akan menggunakan nama &#8220;Assa&#8221; saja sebagai marga mereka.</p>
<p>Daftar di bawah ini memuat beberapa marga Minahasa. Anda dapat melengkapinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/family-minahasa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mapalus</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/mapalus</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/mapalus#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:34:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Mapalus adalah suatu sistem atau teknik kerjasama untuk kepentingan bersama dalam budaya Suku Minahasa[1]. Secara fundamental, Mapalus adalah suatu bentuk gotong-royong tradisional yang memiliki perbedaan dengan bentuk-bentuk gotong royong modern, mis: perkumpulan atau asosiasi usaha. Secara filosofis, MAPALUS mengandung makna dan arti yang sangat mendasar. MAPULUS sebagai Local Spirit and Local Wisdom Masyarakat Minahasa yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mapalus</strong> adalah suatu sistem atau teknik kerjasama untuk kepentingan bersama dalam budaya <a title="Suku Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Minahasa">Suku Minahasa</a><sup id="cite_ref-0"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mapalus#cite_note-0">[1]</a></sup>. Secara fundamental, Mapalus adalah suatu bentuk gotong-royong tradisional yang memiliki perbedaan dengan bentuk-bentuk gotong royong modern, <em>mis: perkumpulan atau asosiasi usaha</em>. Secara filosofis, MAPALUS mengandung makna dan arti yang sangat mendasar. MAPULUS sebagai Local Spirit and Local Wisdom Masyarakat Minahasa yang terpatri dan berkohesi didalamnya: 3 (tiga) jenis hakekat dasar pribadi manusia dalam kelompoknya, yaitu: Touching Hearts, Teaching Mind, and Transforming Life. Mapalus adalah hakekat dasar dan aktivitas kehidupan orang Minahasa (Manado) yang terpanggil dengan ketulusan hati nurani yang mendasar dan mendalam (touching hearts) dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab menjadikan manusia dan kelompoknya (teaching mind) untuk saling menghidupkan dan mensejahterakan setiap orang dan kelompok dalam komunitasnya (transforming life). Menurut buku, The Mapalus Way, mapalus sebagai sebuah sistem kerja memiliki nilai-nilai etos seperti, etos resiprokal, etos partisipatif, solidaritas, responsibilitas, gotong royong, good leadership, disiplin, transparansi, kesetaraan dan trust.<sup id="cite_ref-1"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mapalus#cite_note-1">[2]</a></sup></p>
<p>Seiring dengan berkembangnya fungsi-fungsi organisasi sosial yang menerapkan kegiatan-kegiatan dengan asas Mapalus, saat ini, Mapalus juga sering digunakan sebagai asas dari suatu organisasi kemasyarakatan di <a title="Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Minahasa">Minahasa</a>.</p>
<p>Mapalus berasaskan kekeluargaan, keagamaan, dan persatuan dan kesatuan. Bentuk Mapalus, antara lain:</p>
<ul>
<li>Mapalus tani</li>
<li>Mapalus nelayan</li>
<li>Mapalus uang</li>
<li>Mapalus bantuan duka dan perkawinan; dan,</li>
<li>Mapalus kelompok masyarakat.</li>
</ul>
<p>Dalam penerapannya, Mapalus berfungsi sebagai daya tangkal bagi resesi ekonomi dunia, sarana untuk memotivasi dan memobilisasi manusia bagi pemantapan pembangunan, dan merupakan sarana pembinaan semangat kerja produktif untuk keberhasilan operasi mandiri, <em>mis: program intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian</em>.</p>
<p>Prinsip solidaritas yang tercermin dalam Mapalus terefleksi dalam perekonomian masyarakat di <a title="Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Minahasa">Minahasa</a>, yaitu dikenalkannya prinsip ekonomi Tamber<sup id="cite_ref-2"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mapalus#cite_note-2">[3]</a></sup>.</p>
<p>Prinsip ekonomi Tamber merujuk pada suatu kegiatan untuk memberikan sesuatu kepada orang lain, atau warga sewanua (sekampung) secara sukarela dan cuma-cuma, tanpa menghitung-hitung atau mengharapkan balas jasa.</p>
<p>Prinsip ekonomi Tamber berasaskan kekeluargaan. Dari segi motivasi adat, prinsip ini mengandung suatu makna perekat kultural (cagar budaya) yang mengungkapkan juga kepedulian sosial, bahkan indikator keakraban sosial.</p>
<p>Faktor kultural prinsip ekonomi Tamber berdasarkan keadaan alam <a title="Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Minahasa">Minahasa</a> yang subur dan berlimpah, dan tipikal orang <a title="Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Minahasa">Minahasa</a> yang cenderung rajin dan murah hati.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/mapalus/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kawanua</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/kawanua</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/kawanua#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:32:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Masyarakat Manado juga disebut dengan istilah &#8220;warga Kawanua&#8221;. Walaupun secara khusus Kawanua diartikan kepada suku Minahasa, tetapi secara umum penduduk Manado dapat disebut juga sebagai warga Kawanua. Dalam bahasa daerah Minahasa, &#8220;Kawanua&#8221; sering diartikan sebagai penduduk negeri atau &#8220;wanua-wanua&#8221; yang bersatu atau &#8220;Mina-Esa&#8221; (Orang Minahasa). Kata &#8220;Kawanua&#8221; diyakini berasal dari kata &#8220;Wanua&#8221;. Kata &#8220;Wanua&#8221; dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3></h3>
<p>Masyarakat Manado juga disebut dengan istilah &#8220;warga Kawanua&#8221;. Walaupun secara khusus Kawanua diartikan kepada <a title="Suku Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Minahasa">suku Minahasa</a>, tetapi secara umum penduduk Manado dapat disebut juga sebagai warga Kawanua. Dalam bahasa daerah <a title="Kabupaten Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Minahasa">Minahasa</a>, &#8220;Kawanua&#8221; sering diartikan sebagai penduduk negeri atau &#8220;wanua-wanua&#8221; yang bersatu atau &#8220;Mina-Esa&#8221; (Orang Minahasa). Kata &#8220;Kawanua&#8221; diyakini berasal dari kata &#8220;Wanua&#8221;. Kata &#8220;Wanua&#8221; dalam bahasa Melayu Tua (Proto Melayu), diartikan sebagai wilayah pemukiman. Sementara dalam bahasa Minahasa, kata &#8220;Wanua&#8221; diartikan sebagai negeri atau desa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/kawanua/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Budaya dan Gaya Hidup</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/budaya-dan-gaya-hidup</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/budaya-dan-gaya-hidup#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:31:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Musik tradisional dari Kota Manado dan sekitarnya dikenal dengan nama musik Kolintang. Alat musik Kolintang dibuat dari sejumlah kayu yang berbeda-beda panjangnya sehingga menghasilkan nada-nada yang berbeda. Biasanya untuk memainkan sebuah lagu dibutuhkan sejumlah alat musik kolintang untuk menghasilkan kombinasi suara yang bagus. Secara umum kehidupan di Kota Manado sama dengan kota-kota besar lainnya di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Musik tradisional dari Kota Manado dan sekitarnya dikenal dengan nama musik <a title="Kolintang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kolintang">Kolintang</a>. Alat musik Kolintang dibuat dari sejumlah kayu yang berbeda-beda panjangnya sehingga menghasilkan nada-nada yang berbeda. Biasanya untuk memainkan sebuah lagu dibutuhkan sejumlah alat musik kolintang untuk menghasilkan kombinasi suara yang bagus.</p>
<p>Secara umum kehidupan di Kota Manado sama dengan kota-kota besar lainnya di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>. Pusat kota terdapat di Jalan Sam Ratulangi yang banyak dibangun pusat-pusat pembelanjaan yang terletak di sepanjang jalur utara-selatan yang juga dikenal dengan tempat yang memiliki restoran-restoran terkenal di Manado. Akhir-akhir ini Manado terkenal dengan makin menjamurnya mal-mal dan restoran-restoran yang dibangun di sepanjang pantai yang memanfaatkan pemandangannya yang indah di saat menjelangnya <a title="Matahari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari">matahari</a> terbenam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/budaya-dan-gaya-hidup/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penduduk</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/penduduk</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/penduduk#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Suku Bangsa Saat ini mayoritas penduduk kota Manado berasal dari suku Minahasa, karena wilayah Manado merupakan berada di tanah/daerah Minahasa. Penduduk asli Manado adalah suku Bantik, suku bangsa lainnya yang ada di Manado saat ini yaitu suku Sangir, suku Gorontalo, suku Mongondow, suku Arab, suku Babontehu, suku Talaud, suku Tionghoa, suku Siau dan kaum Borgo. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Suku Bangsa</h3>
<p>Saat ini mayoritas penduduk kota Manado berasal dari <a title="Suku Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Minahasa">suku Minahasa</a>, karena wilayah Manado merupakan berada di tanah/daerah <a title="Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Minahasa">Minahasa</a>. Penduduk asli Manado adalah suku Bantik, suku bangsa lainnya yang ada di Manado saat ini yaitu <a title="Suku Sangir (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Sangir&amp;action=edit&amp;redlink=1">suku Sangir</a>, <a title="Suku Gorontalo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Gorontalo">suku Gorontalo</a>, <a title="Suku Mongondow" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Mongondow">suku Mongondow</a>, <a title="Suku Arab" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Arab">suku Arab</a>, <a title="Suku Babontehu (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Babontehu&amp;action=edit&amp;redlink=1">suku Babontehu</a>, <a title="Suku Talaud (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Talaud&amp;action=edit&amp;redlink=1">suku Talaud</a>, <a title="Suku Tionghoa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Tionghoa">suku Tionghoa</a>, <a title="Suku Siau (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Siau&amp;action=edit&amp;redlink=1">suku Siau</a> dan kaum <a title="Borgo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Borgo&amp;action=edit&amp;redlink=1">Borgo</a>. Karena banyaknya komunitas peranakan arab, maka keberadaan <a title="Kampung Arab (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kampung_Arab&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kampung Arab</a> yang berada dalam radius dekat Pasar &#8217;45 masih bertahan sampai sekarang dan menjadi salah satu tujuan wisata agama. Selain itu terdapat pula penduduk <a title="Suku Jawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Jawa">suku Jawa</a>, <a title="Suku Batak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Batak">suku Batak</a>, <a title="Suku Makassar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Makassar">suku Makassar</a> dan suku bangsa lainnya.</p>
<h3>[<a title="Sunting bagian: Agama" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kota_Manado&amp;action=edit&amp;section=7">sunting</a>] Agama</h3>
<p>Agama yang dianut adalah <a title="Kristen Protestan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kristen_Protestan">Kristen Protestan</a>, <a title="Islam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam">Islam</a>, <a title="Katolik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Katolik">Katolik</a>, <a title="Hindu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu">Hindu</a>, <a title="Buddha" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha">Buddha</a> dan <a title="Agama Konghucu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_Konghucu">agama Konghucu</a>. Berdasarkan data BPS Kota Manado tahun 2002 (www.manadokota.bps.go.id), jumlah penduduk yang beragama Kristen/ Katolik di Manado mencapai 68 persen, sedangkan Muslim 30 persen. dan 2 persen agama lain. Meski begitu heteroginnya, namun masyarakat Manado sangat menghargai sikap hidup toleran, rukun, terbuka dan dinamis. Karenanya kota Manado memiliki lingkungan sosial yang relatif kondusif dan dikenal sebagai salah satu kota yang relatif aman di Indonesia. Sewaktu <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> sedang rawan-rawannya dikarenakan goncangan politik sekitar tahun <a title="1999" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999">1999</a> dan berbagai kerusuhan melanda kota-kota di Indonesia. Kota Manado dapat dikatakan relatif aman. Hal itu tercermin dari semboyan masyarakat Manado yaitu <em>Torang samua basudara</em> yang artinya &#8220;Kita semua bersaudara&#8221;.</p>
<h3>[<a title="Sunting bagian: Bahasa" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kota_Manado&amp;action=edit&amp;section=8">sunting</a>] Bahasa</h3>
<p>Bahasa digunakan sebagai bahasa sehari-hari di Manado dan wilayah sekitarnya disebut <a title="Dialek Manado" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dialek_Manado">bahasa Melayu Manado</a> (<a title="Bahasa Manado" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Manado">Bahasa Manado</a>). Bahasa Manado menyerupai <a title="Bahasa Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia">bahasa Indonesia</a> tetapi dengan logat yang khas. Beberapa kata dalam dialek Manado berasal dari <a title="Bahasa Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Belanda">bahasa Belanda</a>, <a title="Bahasa Portugis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Portugis">bahasa Portugis</a> dan bahasa asing lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/penduduk/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Geografi</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/geografi</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/geografi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Kota Manado terletak di ujung jazirah utara pulau Sulawesi, pada posisi geografis 124°40&#8242; &#8211; 124°50&#8242; BT dan 1°30&#8242; &#8211; 1°40&#8242; LU. Iklim di kota ini adalah iklim tropis dengan suhu rata-rata 24° &#8211; 27° C. Curah hujan rata-rata 3.187 mm/tahun dengan iklim terkering di sekitar bulan Agustus dan terbasah pada bulan Januari. Intensitas penyinaran matahari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kota Manado terletak di ujung jazirah utara pulau <a title="Sulawesi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi">Sulawesi</a>, pada posisi geografis 124°40&#8242; &#8211; 124°50&#8242; BT dan 1°30&#8242; &#8211; 1°40&#8242; LU. Iklim di kota ini adalah iklim tropis dengan suhu rata-rata 24° &#8211; 27° C. Curah hujan rata-rata 3.187 mm/tahun dengan iklim terkering di sekitar bulan Agustus dan terbasah pada bulan Januari. Intensitas penyinaran matahari rata-rata 53% dan kelembaban nisbi ±84 %.</p>
<p>Luas wilayah daratan adalah 15.726 hektar. Manado juga merupakan kota pantai yang memiliki garis pantai sepanjang 18,7 kilometer. Kota ini juga dikelilingi oleh perbukitan dan barisan <a title="Gunung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung">pegunungan</a>. Wilayah daratannya didominasi oleh kawasan berbukit dengan sebagian dataran rendah di daerah <a title="Pantai" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pantai">pantai</a>. Interval ketinggian dataran antara 0-40% dengan puncak tertinggi di gunung Tumpa.</p>
<p>Wilayah perairan Kota Manado meliputi <a title="Bunaken" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bunaken">pulau Bunaken</a>, pulau Siladen dan pulau Manado Tua. Pulau Bunaken dan Siladen memiliki topografi yang bergelombang dengan puncak setinggi 200 meter. Sedangkan pulau Manado Tua adalah pulau gunung dengan ketinggian ± 750 meter.</p>
<p>Sementara itu perairan teluk Manado memiliki kedalaman 2-5 meter di pesisir pantai sampai 2.000 meter pada garis batas pertemuan pesisir dasar lereng <a title="Benua" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Benua">benua</a>. Kedalaman ini menjadi semacam penghalang sehingga sampai saat ini intensitas kerusakan Taman Nasional Bunaken relatif rendah.</p>
<p>Jarak dari Manado ke Tondano adalah 28 km, ke Bitung 45 km dan ke Amurang 58 km.</p>
<h3>Batas Wilayah</h3>
<p>Batas wilayah Kota Manado adalah sebagai berikut:</p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td bgcolor="#F2F2F2"><a title="Utara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Utara">Utara</a></td>
<td><a title="Kabupaten Minahasa Utara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Minahasa_Utara">Kabupaten Minahasa Utara</a> dan <a title="Selat Mantehage (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Selat_Mantehage&amp;action=edit&amp;redlink=1">Selat Mantehage</a></td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#F2F2F2"><a title="Selatan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Selatan">Selatan</a></td>
<td><a title="Kabupaten Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Minahasa">Kabupaten Minahasa</a></td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#F2F2F2"><a title="Barat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Barat">Barat</a></td>
<td><a title="Teluk Manado (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teluk_Manado&amp;action=edit&amp;redlink=1">Teluk Manado</a></td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#F2F2F2"><a title="Timur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timur">Timur</a></td>
<td><a title="Kabupaten Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Minahasa">Kabupaten Minahasa</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/geografi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/sejarah</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/sejarah#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:26:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Kota Manado merupakan pengembangan dari sebuah negeri yang bernama Pogidon. Kota Manado diperkirakan telah dikenal sejak abad ke-16. Menurut sejarah, pada abad itu jugalah Kota Manado telah didatangi oleh orang-orang dari luar negeri. Nama &#8220;Manado&#8221; daratan mulai digunakan pada tahun 1623 menggantikan nama &#8220;Pogidon&#8221; atau &#8220;Wenang&#8221;. Kata Manado sendiri merupakan nama pulau disebelah pulau Bunaken, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kota Manado merupakan pengembangan dari sebuah negeri yang bernama Pogidon. Kota Manado diperkirakan telah dikenal sejak <a title="Abad ke-16" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-16">abad ke-16</a>. Menurut sejarah, pada abad itu jugalah Kota Manado telah didatangi oleh orang-orang dari luar negeri. Nama &#8220;Manado&#8221; daratan mulai digunakan pada tahun <a title="1623" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1623">1623</a> menggantikan nama &#8220;Pogidon&#8221; atau &#8220;Wenang&#8221;. Kata Manado sendiri merupakan nama pulau disebelah pulau Bunaken, kata ini berasal dari bahasa daerah <a title="Minahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Minahasa">Minahasa</a> yaitu <em>Mana rou</em> atau <em>Mana dou</em> yang dalam <a title="Bahasa Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia">bahasa Indonesia</a> berarti &#8220;di jauh&#8221;. Pada tahun itu juga, tanah Minahasa-Manado mulai dikenal dan populer di antara orang-orang <a title="Eropa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa">Eropa</a> dengan hasil buminya. Hal tersebut tercatat dalam dokumen-dokumen sejarah.</p>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Fort_Nieuw_Amsterdam_Menado_TMnr_10015137.jpg&amp;filetimestamp=20091127112625"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/66/COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Fort_Nieuw_Amsterdam_Menado_TMnr_10015137.jpg/300px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Fort_Nieuw_Amsterdam_Menado_TMnr_10015137.jpg" alt="" width="300" height="209" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Fort_Nieuw_Amsterdam_Menado_TMnr_10015137.jpg&amp;filetimestamp=20091127112625"><img src="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Benteng Nieuw Amsterdam di Manado di tahun 1920-an</p></div>
</div>
</div>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Manado_straatbeeld._TMnr_60008295.jpg&amp;filetimestamp=20091126204832"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d6/COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Manado_straatbeeld._TMnr_60008295.jpg/300px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Manado_straatbeeld._TMnr_60008295.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Manado_straatbeeld._TMnr_60008295.jpg&amp;filetimestamp=20091126204832"><img src="http://bits.wikimedia.org/skins-1.18/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Pemandangan jalan di Manado di tahun 1910-an</p></div>
</div>
</div>
<p>Keberadaan kota Manado dimulai dari adanya <em>besluit</em> Gubernur Jenderal <a title="Hindia Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindia_Belanda">Hindia Belanda</a> tanggal <a title="1 Juli" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_Juli">1 Juli</a> <a title="1919" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1919">1919</a>. Dengan <em>besluit</em> itu, <em>Gewest</em> Manado ditetapkan sebagai <em>Staatsgemeente</em> yang kemudian dilengkapi dengan alat-alatnya antara lain Dewan <em>gemeente</em> atau <em>Gemeente Raad</em> yang dikepalai oleh seorang <a title="Walikota" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Walikota">Walikota</a> (<em>Burgemeester</em>). Pada tahun <a title="1951" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1951">1951</a>, <em>Gemeente</em> Manado menjadi Daerah Bagian Kota Manado dari Minahasa sesuai Surat Keputusan Gubernur <a title="Sulawesi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi">Sulawesi</a> tanggal <a title="3 Mei" href="http://id.wikipedia.org/wiki/3_Mei">3 Mei</a> <a title="1951" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1951">1951</a> Nomor 223. Tanggal <a title="17 April" href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_April">17 April</a> <a title="1951" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1951">1951</a>, terbentuklah Dewan Perwakilan Periode 1951-1953 berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Nomor 14. Pada <a title="1953" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1953">1953</a> Daerah Bagian Kota Manado berubah statusnya menjadi Daerah Kota Manado sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 42/1953 <em>juncto</em> Peraturan Pemerintah Nomor 15/1954. Tahun <a title="1957" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1957">1957</a>, Manado menjadi Kotapraja sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1957. Tahun <a title="1959" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1959">1959</a>, Kotapraja Manado ditetapkan sebagai <a title="Daerah Tingkat II" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Tingkat_II">Daerah Tingkat II</a> sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959. Tahun <a title="1965" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965">1965</a>, Kotapraja Manado berubah status menjadi Kotamadya Manado yang dipimpin oleh Walikotamadya Manado KDH Tingkat II Manado sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1965 yang disempurnakan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974.</p>
<p>Hari jadi Kota Manado yang ditetapkan pada tanggal <a title="14 Juli" href="http://id.wikipedia.org/wiki/14_Juli">14 Juli</a> <a title="1623" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1623">1623</a>, merupakan momentum yang mengemas tiga peristiwa bersejarah sekaligus yaitu tanggal 14 yang diambil dari peristiwa heroik yaitu peristiwa Merah Putih <a title="14 Februari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/14_Februari">14 Februari</a> <a title="1946" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1946">1946</a>, dimana putra daerah ini bangkit dan menentang penjajahan <a title="Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda">Belanda</a> untuk mempertahankan kemerdekaan <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>, kemudian bulan Juli yang diambil dari unsur yuridis yaitu bulan Juli <a title="1919" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1919">1919</a>, yaitu munculnya <em>Besluit</em> Gubernur Jenderal tentang penetapan <em>Gewest</em> Manado sebagai <em>Staatgemeente</em> dikeluarkan dan tahun <a title="1623" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1623">1623</a> yang diambil dari unsur historis yaitu tahun dimana Kota Manado dikenal dan digunakan dalam surat-surat resmi. Berdasarkan ketiga peristiwa penting tersebut, maka tanggal 14 Juli <a title="1989" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1989">1989</a>, Kota Manado merayakan HUT-nya yang ke-367. Sejak saat itu hingga sekarang tanggal tersebut terus dirayakan oleh masyarakat dan pemerintah Kota Manado sebagai hari jadi Kota Manado.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/sejarah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makanan khas</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/makanan-khas</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/makanan-khas#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:24:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Makanan khas dari Kota Manado antara lain, Tinutuan yang terdiri dari berbagai macam sayuran. Tinutuan bukanlah bubur, sebagaimana selama ini orang mengatakannya sebagai bubur Manado. Selain Tinutuan, terdapat Cakalang Fufu yaitu ikan cakalang yang diasapi, ikan roa, Paniki (masakan dari kelelawar) dan RW (er-we) yaitu masakan dari daging anjing, babi Putar (1 ekor babi dibakar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3></h3>
<p>Makanan khas dari Kota Manado antara lain, <a title="Tinutuan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tinutuan">Tinutuan</a> yang terdiri dari berbagai macam sayuran. Tinutuan bukanlah bubur, sebagaimana selama ini orang mengatakannya sebagai bubur Manado. Selain Tinutuan, terdapat Cakalang Fufu yaitu ikan cakalang yang diasapi, ikan roa, Paniki (masakan dari <a title="Kelelawar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelelawar">kelelawar</a>) dan RW (er-we) yaitu masakan dari daging <a title="Anjing" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anjing">anjing</a>, babi Putar (1 ekor babi dibakar dengan cara diputar di atas bara api), biasanya dihidangkan di pesta-pesta, Babi Isi Bulu (terbuat dari daging babi yang diramu dengan bumbu-bumbu khas manado dan dibakar di dalam bambu). Terdapat juga minuman khas dari daerah Manado dan sekitarnya yaitu &#8220;saguer&#8221; yaitu sejenis arak atau tuak yang berasal dari pohon enau. Saguer ini memiliki kandungan <a title="Alkohol" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alkohol">alkohol</a>, Cap Tikus (minuman beralkohol tinggi dari proses fermentasi).</p>
<p>Makanan khas kota Manado lainnya yang juga cukup terkenal adalah nasi kuning yang cita rasa dan penyajiannya berbeda dengan nasi kuning di daerah lain. Selain itu ada juga masakan kepala ikan kakap bakar. Dabu-dabu adalah sambal khas Manado yang sangat populer, dibuat dari campuran potongan cabe merah, cabe rawit, irisan bawang merah dan tomat segar yang dipotong dadu dan terakhir diberi campuran kecap.</p>
<p>Untuk makanan ringan, Manado juga punya makanan khas sejenis asinan yaitu gohu dan es kacang. Gohu dibuat dari irisan buah pepaya yang direndam dalam larutan asam cuka, gula, garam, jahe dan cabe. Selain itu ada juga kue seperti lalampa (lemper berisi ikan cakalang yang diisi dalam segumpalan beras ketan dan dibungkus dengan daun pisang lalu dibakar), panada (sejenis roti goreng berisi ikan cakalang dan dibentuk dengan pilinan pada bagian tepinya), apang, kolombeng, panekuk, biapong (babi, wijen, &#8220;unti&#8221; (terbuat dari kelapa)). Dan yang tidak ketinggalan adalah, nasi jaha yang terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan santan, jahe, bawang merah dan lain-lain, kemudian dimasukan ke dalam bambu lalu dibakar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/makanan-khas/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bunaken</title>
		<link>http://kawanuaku.com/opini/bunaken</link>
		<comments>http://kawanuaku.com/opini/bunaken#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 05:19:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tole'</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kawanuaku.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kawanuaku.com/wp-content/uploads/2012/02/Ke-Bunaken.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-14" title="Ke Bunaken" src="http://kawanuaku.com/wp-content/uploads/2012/02/Ke-Bunaken.jpg" alt="" width="250" height="162" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kawanuaku.com/opini/bunaken/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

